Inspektorat Selidiki Penyimpangan Anggaran Desa

KOTA – Banyaknya laporan keuangan desa pada tahun 2016 yang belum beres menjadi sorotan Inspektorat Gresik. Akibat ketidakberesan tersebut, anggaran desa pada tahun 2017 tidak bisa dicairkan. Mulai kemarin, Inspektorat telah menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan.

Kepala Inspesktorat Kabupaten Gresik Hari Soerjono membenarkan jika timnya sudah mulai diterjunkan sejak beberapa hari terakhir. “Sudah, kami sudah terjunkan tim untuk memantau perkembangan laporan keuangan desa yang belum selesai dikerjakan,” ujarnya, kemarin.

Dikatakan, saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari tim yang diterjunkan di lapangan. Namun, yang jelas, Inspektorat meminta agar desa segera menyelesaikan persoalan 2016. “Belum ada laporan, soalnya tim baru kemarin turun ke lapangan untuk melihat langsung,” kata dia.

Ditambahkan, terkait informasi adanya desa yang belum membangun secara fisik tapi sudah dilakukan pencairan pihaknya belum dapat laporan. Sehingga, pihaknya belum bisa memastikan bisa diproses hukum atau ada sanksi lainnya. “Kami lihat dulu masalahnya, nanti baru dilakukan kajian,” imbuh dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik Tursilowanto Hariogi membenarkan jika masih ada desa yang belum menyelesaikan laporan anggaran 2016. Padahal, ini menjadi salah satu syarat agar anggaran 2017 bisa dicairkan. “Iya memang masih ada yang belum beres laporan 2016-nya. Makanya tidak bisa cair,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya tidak berani mencairkan anggaran 2017 selama persoalan laporan anggaran 2016 tidak diselesaikan. Untuk persoalan laporan pajak, pihaknya sudah melakukan diklat khusus untuk desa. “Tapi kalau untuk masalah tidak ada fisiknya tapi ada SPJ-nya saya tidak berani mencairkan karena rawan,” terang dia.

Informasi yang berhasil dihimpun, sampai saat ini ada sekitar 58 desa yang laporan penggunaan anggaran tahun 2016 belum beres. Persoalan utama ketidakberesan laporan ini adalah banyak desa yang mengajukan pencairan anggaran namun bangunan fisiknya tidak ada. Kemudian, beberapa desa juga belum membayar pajak proyek pembangunan. (radargresik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *